sample-image

Prospek Yen Jepang: Pemulihan yang Diharapkan pada 2025

20 Dec 2024

Prospek Yen Jepang: Pemulihan yang Diharapkan pada 2025


Capital Economics memperkirakan tahun yang lebih kuat untuk yen Jepang pada 2025, menyusul tekanan yang dialami mata uang ini terhadap dolar AS sepanjang 2024. Selama tahun ini, yen melemah sekitar 10% terhadap dolar, terpengaruh oleh kebijakan Federal Reserve AS (Fed) yang hawkish dan keputusan Bank of Japan (BoJ) yang lebih hati-hati.


Dampak Kebijakan Moneter Fed dan BoJ

Meskipun Fed telah menurunkan suku bunganya dan BoJ menaikkan suku bunga selama 2024, perbedaan pendekatan kedua bank sentral ini tetap menjadi faktor utama melemahnya yen.


The Fed: Sikap hawkish terlihat dari prediksi pelonggaran terbatas sebesar 50 basis poin pada 2025, yang mendukung kenaikan imbal hasil Treasury AS.

BoJ: Penghentian siklus pengetatan oleh BoJ dan nada hati-hati dari Gubernur Kazuo Ueda telah membatasi kenaikan imbal hasil Obligasi Pemerintah Jepang (JGB), sehingga yen kesulitan untuk bersaing dengan dolar.


Imbal Hasil Treasury dan Dampaknya pada Yen

Imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun diperkirakan tetap tinggi meskipun ada siklus pelonggaran The Fed. Ini menjadi tantangan bagi yen, yang kesulitan bersaing karena imbal hasil JGB yang tertahan.

Faktor-faktor eksternal seperti potensi kebijakan fiskal baru di bawah pemerintahan Trump, tarif perdagangan, dan kondisi pasar Treasury juga turut memengaruhi performa yen.


Prospek 2025

Capital Economics memproyeksikan bahwa lingkungan kebijakan moneter akan lebih mendukung penguatan yen pada 2025. Beberapa faktor pendukung meliputi:


1. The Fed: Pelonggaran yang cukup akan menjaga imbal hasil jangka panjang AS tetap stabil, memberikan ruang bagi yen untuk menguat.


2. BoJ: Di bawah kepemimpinan Gubernur Ueda, kebijakan yang lebih agresif dalam normalisasi suku bunga diperkirakan akan meningkatkan imbal hasil JGB dan daya tarik yen.


Capital Economics memprediksi yen akan mencapai level 145 per dolar AS pada akhir 2025, mencerminkan potensi pemulihan yang signifikan dari posisi saat ini.


Kesimpulan

Meskipun yen Jepang menghadapi tekanan besar sepanjang 2024 akibat kebijakan moneter yang berbeda antara AS dan Jepang, prospek 2025 terlihat lebih cerah. Normalisasi kebijakan BoJ yang lebih kuat dan pelonggaran terbatas The Fed diharapkan dapat mendukung penguatan yen, memberikan kepercayaan baru kepada investor yang memegang mata uang Jepang ini.



Siap memulai?

Akses global ke pasar keuangan dari satu akun

Top Top