
Fed Berencana Pangkas Suku Bunga, Namun Prospek Kebijakan Lebih Hawkish
10 Dec 2024
Fed Berencana Pangkas Suku Bunga, Namun Prospek Kebijakan Lebih Hawkish.
Federal Reserve (The Fed) diperkirakan akan memangkas suku bunga pada pertemuan mendatang, namun sikap kebijakan yang lebih hawkish tampaknya akan mendominasi proyeksi ke depan. Hal ini disebabkan oleh sejumlah data ekonomi yang menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja dan perlambatan disinflasi.
Kebijakan Pemangkasan Suku Bunga
Probabilitas pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada 18 Desember 2024 mencapai 90,1%, menurut alat pemantau suku bunga dari Investing.com. Langkah ini, meski terkonfirmasi, diiringi dengan sinyal kehati-hatian dari The Fed dalam menavigasi kebijakan moneter selanjutnya.
Para analis di Macquarie mencatat bahwa proyeksi kebijakan bank sentral pada bulan Desember kemungkinan akan lebih hawkish dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya pada September atau November.
Faktor Pendukung Sikap Hawkish
The Fed menghadapi tantangan dari data ekonomi terkini yang menuntut pendekatan lebih ketat:
1. Pasar Tenaga Kerja yang Kuat
Tingkat pengangguran masih berada di bawah proyeksi 4,4% yang ditetapkan dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) bulan September. Hal ini menunjukkan daya tahan pasar tenaga kerja yang tinggi, meskipun terdapat kebijakan moneter yang ketat.
2. Disinflasi yang Melambat
Tren disinflasi, khususnya dalam upah dan inflasi PCE inti, menunjukkan perlambatan yang membuat inflasi menjadi "lengket." Hal ini menambah kompleksitas bagi The Fed untuk memberikan sinyal kebijakan pelonggaran yang terlalu longgar.
3. Optimisme Pasar Keuangan
Valuasi ekuitas AS meningkat ke level yang jarang terlihat, sementara spread risiko kredit mencapai level terendah sejak pandemi. Situasi ini menunjukkan pasar yang sangat optimis, berpotensi menciptakan risiko kelebihan ekspektasi jika kebijakan terlalu longgar.
4. Dampak Likuiditas Tambahan
Departemen Keuangan AS diperkirakan akan melepaskan lebih dari $400 miliar likuiditas baru setelah pagu utang berlaku pada Januari 2025. Hal ini dapat memberikan stimulus tambahan bagi inflasi dan pasar saham, yang mungkin membuat The Fed lebih berhati-hati dalam menyampaikan panduan kebijakan.
Proyeksi Kebijakan Jangka Panjang
Sikap hawkish ini diperkirakan akan tercermin dalam pembaruan Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) pada Desember. Proyeksi terbaru kemungkinan tidak menunjukkan perubahan besar dalam arah kebijakan, melainkan hanya koreksi arah.
Pada proyeksi September, The Fed memperkirakan suku bunga acuan akan turun hingga 2,9% pada tahun 2026. Namun, dengan latar belakang perlambatan disinflasi dan pasar tenaga kerja yang solid, langkah pemangkasan lebih lanjut pada kuartal pertama 2025 kemungkinan besar akan ditunda.