sample-image

MONEY MANAGEMENT DALAM FOREX

28 Mar 2024

Money Management Forex

Merupakan suatu cara untuk mengelola aset selama trader melakukan transaksi jual beli mata uang asing. Uang atau aset yang dikelola adalah yang berada dalam akun trading. Hal ini mencakup besaran lot pada setiap posisi trading. Hal lain yang juga tercakup adalah jarak antara harga entry pada open position dengan target profit dan stop loss. Forex mampu memberikan keuntungan tapi tentu saja posisi trader tidak akan selamanya profit. Bisa jadi trader akan mengalami loss atau kerugian.


Setidaknya ada Empat langkah atau metode yang perlu dipahami oleh setiap trader yang akan melakukan trading forex. Empat metode tersebut bisa dipelajari lebih dalam dibawah ini.

1.Menggunakan Take Profit atau Stop Loss

Stop loss merupakan nilai batasan harga yang paling rendah yang wajib ditetapkan oleh trader dalam membatasi kerugian. Ketika harga bergerak menyentuh batas paling rendah tersebut, sistem akan secara otomatis menutup posisi atau order tersebut. Stop loss memang dirancang untuk membantu trader membatasi kerugian. Tapi banyak trader yang mengabaikan proses ini karena stop loss berarti trader harus mau menutup posisi ketika dalam kondisi rugi. Meskipun akan mengalami kerugian, trader tidak akan kehilangan terlalu banyak. Selain stop loss, cara Money Management Forex berikutnya adalah dengan take profit. Fungsinya adalah untuk membatasi profit yang didapat. Kenapa profit atau keuntungan perlu dibatasi? Tujuannya adalah profit tersebut tetap aman dan tidak lenyap ketika pergerakan harga tiba-tiba bergerak.


2.Melakukan Cut Loss

Teknik kedua untuk melakukan money management adalah dengan menutup transaksi yang mengalami kerugian sesegera mungkin. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk menghindari kerugian yang bahkan lebih besar lagi. Misalnya, seorang trader memprediksi harga turun serta siap untuk menjual 1 lot ketika berada pada level 2175.70. tapi ternyata harga malah bergerak naik dan mencapai level 2185.70, trader pun mengalami kerugian yaitu sebesar minus 100 pips. Karena tidak mau mengalami kerugian yang lebih besar, trader melakukan Money Management Forex dengan cara menutup posisi sell di level 2185.70 dengan konsekuensi merugi sebesar minus 100 pips. Tapi tanpa tindakan cut loss, kerugian bisa bertambah besar.


3.Mencoba Teknik Switching

Cara melakukan teknik yang satu ini adalah dengan menutup posisi yang merugi lalu mengambil posisi baru yang arahnya sama dengan pergerakan harga yang selanjutnya. Dengan melakukan ini, trader bisa memulihkan kerugian yang terjadi pada transaksi yang sebelumnya. Teknik yang satu ini biasanya efektif jika dilakukan saat harga berubah arah dengan drastis dan cepat. Untuk melakukan teknik Money Management Trading yang satu ini, trader harus berada di posisi yang benar-benar yakin bahwa pergerakan pasar cukup kencang. Dalam teknik manajemen resiko yang satu ini, trader akan membuka lagi satu posisi lain yang baru. Posisi tersebut juga akan dibayangi dengan kerugian jika mendadak pasar kembali berbalik arah.


4.Averaging  Untuk Ambil Resiko

Trader yang mentalnya lebih kuat bisa mencoba teknik averaging yang merupakan teknik manajemen risiko ekstrim. Teknik ini mencoba melawan arah pergerakan harga. Yang mendasari teknik ini adalah pasar tidak akan bergerak ke satu arah untuk selamanya. Teknik yang satu ini tidak diperuntukkan bagi trader yang dananya minim karena dibalik teknik ini ada resiko yang sangat besar

Siap memulai?

Akses global ke pasar keuangan dari satu akun

Top Top