
Analisa Harian XAU/USD (Selasa, 10 Desember 2024)
10 Dec 2024
Harga Emas Melonjak, Pembelian Emas oleh PBoC Jadi Katalis Utama
Mari kita analisa menggunakan pendekatan teknikal. Harga emas saat ini menunjukkan momentum bullish yang kuat setelah mencatat kenaikan hingga 1%, ditutup di level $2.658,78 per troy ounce, tertinggi dalam 11 hari terakhir.
Faktor Penggerak Pasar
1. Pembelian oleh People’s Bank of China (PBoC)
PBoC mengejutkan pasar dengan membeli 5 ton emas setelah jeda enam bulan. Langkah ini memberikan kepercayaan tambahan terhadap logam mulia, terutama di tengah ketidakpastian global.
2. Prospek Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Ekspektasi pemangkasan suku bunga mendukung sentimen bullish pada emas. Namun, jika kebijakan hawkish tiba-tiba muncul, koreksi sementara dapat terjadi.
Analisa Teknikal Harga Emas
Secara teknikal, emas menunjukkan tren bullish. Pada grafik, tekanan buyer (panjang candle hijau) terus mendominasi, membentuk level higher high. Namun, peluang koreksi juga harus diantisipasi jika resistensi tidak dapat ditembus.
Area Resistance: $2.670,209 – $2.680,158
Area Support: $2.640,307 – $2.650,000
Berikut adalah setup trading yang dapat digunakan:
Breakout Opportunity
1. Jika harga close candle 1 jam menembus batas atas resistance ($2.670,209), maka peluang entry buy dapat diambil dengan target ke $2.680,158.
2. Cut loss jika harga kembali turun di bawah $2.665,000.
Pullback Opportunity
1. Jika harga melakukan pullback ke area support ($2.650,000 – $2.640,307), posisi buy dapat diambil dengan target kembali ke $2.670,000.
2. Cut loss jika harga turun di bawah $2.640,000.
Peluang Sell
1. Jika harga gagal bertahan di atas area support dan menembus $2.640,307, peluang entry sell dapat diambil dengan target ke $2.630,000.
2. Cut loss jika harga kembali naik di atas $2.650,000.
Kesimpulan
Momentum bullish emas tetap mendominasi, didukung oleh fundamental dan sentimen pasar. Namun, trader perlu waspada terhadap potensi koreksi jika resistensi gagal ditembus. Strategi risk management seperti stop loss dan risk ratio minimal 1:1 sangat direkomendasikan untuk mengelola risiko.