sample-image

Analisa Harian EUR/USD (Selasa, 3 Desember 2024)

03 Dec 2024


Analisa Price Action EURUSD: Tren Bullish dengan Peluang Breakout dan Pullback


1. Tren Utama

  • EURUSD menunjukkan tren Bullish/Uptrend, terlihat dari pola Higher Low yang terbentuk akibat dominasi tekanan Buyer.
  • Tetap waspadai potensi pembalikan tren jika harga menembus area Support, atau jika harga mulai konsolidasi dalam range sempit.

2. Area Kunci

  • Resistance Area: 1.0541 – 1.0517
  • Support Area: 1.0463 – 1.0438

3. Strategi Entry

A. Breakout Opportunity

  1. Entry BUY:

    • Jika harga close candle 1 jam menembus batas atas Resistance Area (1.0541).
    • Stop Loss (SL): Di bawah 1.0516.
    • Take Profit (TP): Gunakan risk-reward ratio minimal 1:1, atau targetkan resistance berikutnya.
  2. Entry SELL:

    • Jika harga close candle 1 jam menembus batas bawah Support Area (1.0438).
    • SL: Di atas 1.0463.
    • TP: Gunakan risk-reward ratio minimal 1:1, atau targetkan support berikutnya.

B. Pullback Opportunity

  1. Entry SELL (di area Resistance):

    • Jika harga bergerak ke area 1.0517 – 1.0541, peluang Sell muncul dengan potensi retracement.
    • SL: Di atas 1.0541.
    • TP: Targetkan area Support atau gunakan risk-reward ratio minimal 1:1.
  2. Entry BUY (di area Support):

    • Jika harga bergerak ke area 1.0438 – 1.0463, peluang Buy muncul dengan potensi melanjutkan tren bullish.
    • SL: Di bawah 1.0438.
    • TP: Targetkan area Resistance atau gunakan risk-reward ratio minimal 1:1.

4. Indikator Pendukung

  • Candle Panjang Hijau: Menunjukkan kekuatan Buyer yang mendominasi pergerakan harga.
  • Candle Panjang Merah: Jika muncul di area Resistance, ini bisa menjadi sinyal koreksi atau potensi retracement.

5. Manajemen Risiko

  • Risk-Reward Ratio: Selalu gunakan minimal 1:1 untuk melindungi modal.
  • Stop Loss: Tetapkan pada level yang sesuai dengan setup trading Anda.
  • Ukuran Lot: Sesuaikan dengan toleransi risiko dan manajemen keuangan Anda.

6. Faktor Fundamental

  • Data Ekonomi Zona Euro: Perkembangan data makroekonomi seperti PMI, inflasi, dan kebijakan ECB dapat memengaruhi pergerakan EURUSD.
  • Dolar AS (USD): Perubahan data ekonomi AS juga berdampak besar terhadap volatilitas pasangan mata uang ini.


Disclaimer:

        Trading Forex dan Komoditi melibatkan risiko yang signifikan dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Tingkat leverage yang tinggi dapat berpotensi merugikan atau menguntungkan Anda. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam Forex atau Komoditi, pertimbangkan dengan cermat tujuan investasi Anda, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko. Anda bisa kehilangan sebagian atau seluruh investasi awal Anda. Oleh karena itu, Anda tidak seharusnya menginvestasikan uang yang tidak bisa Anda relakan untuk kehilangan. Pastikan untuk memahami semua risiko yang terkait dengan trading Forex dan Komoditi, dan jika perlu, dapatkan nasihat dari penasihat keuangan independen.

Siap memulai?

Akses global ke pasar keuangan dari satu akun

Top Top